“Warga terpaksa harus memutar ke Desa Cikesal Kecamatan Ketanggungan untuk menuju Kecamatan Larangan sejauh sekitar 40-50 kilometer, begitu juga sejumlah kendaraan terpaksa memutar balik,” kata Sunar, warga sekitar.
Warga di kedua kecamatan berharap agar Pemkab Brebes segera membuat jembatan darurat, karena setiap hari anak-anak sekolah dan warga yang beraktivitas selalu melewati jembatan tersebut.
Sementara, tim SAR dan relawan hingga Kamis (13/1) malam masih melakukan penanganan darurat. “Kami terpaksa membuat titian bambu agar warga bisa menuruni tebing yang curam dan licin,” kata Komandan SAR Brebes, Waryadi.