Mereka menghalau semua truk bertonase berat agar tidak melintasi Flyover Kretek. Penghadangan ini dilakukan warga untuk menghindari terjadinya kecelakaan susulan akibat kondisi jalan yang menurun tajam. Warga juga geram karena sejak dibangun Flayover Kretek, sudah belasan warga Bumiayu yang jadi korban kecelakaan.
Jalan Layang Kretek dengan panjang 700 meter dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk sejak 2017 dengan nilai kontrak Rp82 miliar. Pemerintah melalui Kementerian PUPR sebenarnya sudah membuat beberapa antisipasi kecelakaan seperti membuat terapi kejut dan jalur penyelamat.