Dioperasikan Agustus 2018, Flyover Kretek Sudah Tewaskan Belasan Orang

Belasan Orang Tewas
Kecelakaan maut tersebut tepat tujuh bulan pascakejadian yang menewaskan 12 orang dan puluhan orang lainnya luka-luka pada 20 Mei 2018 lalu.
Kecelakaan terjadi setelah truk bermuatan gula pasir mengalami rem blong dan menabrak belasan pengendara sepeda motor yang sedang melaju di jalur padat tersebut. Truk yang diduga melaju kencang dari arah selatan atau Purwokerto itu juga menggasak mobil dan merusak sejumlah kios semi permanen yang berada di pinggir jalan.
Dua bulan sebelumnya tepatnya pada 26 Maret 2018, mikrobus Toyota Dyna bernopol B 7017 KPA yang merupakan kendaraan operasional Kementerian Sosial (Kemensos) terbalik selepas melewati Flyover Kretek. Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian tersebut.
Dari data Satlantas Polres Brebes, sejak jembatan layang tersebut dioperasikan pada 20 Agustus 2018 lalu, tercatat sudah terjadi 13 kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa.
Massa Ormas Hadang Truk
Banyaknya korban jiwa di jembatan layang tersebut sempat membuat massa dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) di wilayah selatan Brebes menghadang semua kendaraan angkutan berat yang melintas di Jalur Brebes-Purwokerto. Aksi itu dilakukan pascainsiden belasan orang tewas akibat diseruduk truk gula, Senin (21/5/2018).