Dinkes Uji 240 Sampel Takjil, Temukan Bolu Kukus Mengandung Bahan Kimia

Suryono Sukarno
Petugas Dinkes dan Puskesmas Pekalongan menguju 240 sampel takjil selama Ramadan. (iNewsTV/Suryono Sukarno)

Tidak hanya itu, petugas Dinas Kesehatan juga mengonfirmasi ke pedagang takjil  apakah bolu kukus yang dijual tersebut merupakan produk yang dibuat sendiri oleh pedagang atau merupakan barang jualan titipan dari orang lain.

“Kami juga menanyakan ke pedagang takjil yang bersangkutan, apakah bolu kukus tersebut buat sendiri atau barang jualan titipan dari orang lain. Ternyata memang benar itu merupakan titipan dari salah satu penjual yang memang belum pernah membuat jajanan takjil sebelumnya,” kata Maysaroh. 

“Pedagang takjil tersebut langsung kami edukasi untuk berhati-hati memilih tempat kulakan. Ini pelajaran bagi kita semua bahwa makanan yang terlihat mencolok atau warna merahnya tidak merata bisa diartikan sebagai salah satu tanda makanan tersebut menggunakan pewarna kimia yang tidak semestinya digunakan untuk pewarna makanan,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

57 tahun lalu

Bukan Gas Beracun, PT MCCI Cilegon Ungkap Sumber Ledakan yang Bikin Warga Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal