Digitalisasi Transaksi Nontunai Rambah 4 Pasar Tradisional di Tegal

Yunibar
Peluncuran program piloting implementasi S.I.A.P QRIS di Pasar Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Rabu (8/12/2021). Foto: iNews/Yunibar.

TEGAL, iNews.id - Digitalisasi transaksi nontunaiQRIS digencarkan di sejumlah pasar tradisionalKabupaten Tegal. Sebanyak 814 pedagang dari empat pasar telah menggunakan QRIS sebagai transaksi pembayaran. 

Bank Indonesia Tegal bekerja sama dengan pemkab setempat meluncurkan program piloting implementasi S.I.A.P QRIS di Pasar Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Rabu (8/12/2021). Program secara resmi diluncurkan Bupati Tegal Umi Azizah dan Kepala BI Tegal M Taufik Amrozy.

“Masih ditemui sejumlah kendala, seperti sinyal internet dan tidak setiap pedagang belum memiliki ponsel pintar. Tapi saya yakin semakin banyak pedagang yang menggunakan QRIS karena memiliki banyak keuntungan,” kata Bupati Tegal Umi Azizah. 

Keuntungan antara lain aman dari penularan virus, aman dari uang palsu, dan bisa terkoneksi dengan Bank BRI sebagai penyedia kredit. 

Kepala BI Tegal M Taufik Amrozi mengatakan, empat pasar yang sudah menggunakan QRIS yakni Pasar Lebaksiu, Pasar Trayeman, Pasar Bumijawa,  dan Pasar Margasari. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Granat Nanas Ditemukan di Kebun Jagung Warga Tegal, Gegana Langsung Turun Tangan

57 tahun lalu

Mahasiswi Bunuh Bayi di Kamar Kos Tegal Ditangkap, Polisi Buru Sang Pacar

57 tahun lalu

Tiba di Tegal, Jenazah Korban Ke-18 Kecelakaan Bus ALS di Sumsel Disambut Isak Tangis

57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal