"Kami mengimbau perwakilan massa yang hari ini melakukan aksi untuk dapat berkomunikasi dan menyampaikan aspirasinya secara baik dan mengikuti protokol kesehatan arahan dari pemerintah, yaitu untuk tidak mengumpulkan massa, demi mengurangi potensi penularan Covid-19 di Kota semarang," katanya.
Terkait tuntutan untuk mengevaluasi akun joki untuk melindungi keamanan akun mitra dan menjaga kepercayaan pelanggan, Gojek mewajibkan mitra untuk menggunakan akun miliknya sendiri. Penggunaan akun milik orang lain atau akun joki tidak diperbolehkan. Ini juga merupakan pelanggaran terhadap tata tertib Gojek sehingga akun tersebut akan dinonaktifkan.
"Akan tetapi, Gojek juga memahami ada mitra-mitra yang aktif, memiliki kinerja yang baik dan menjadikan Gojek sebagai pekerjaan utama, namun sayangnya tidak menggunakan akun miliknya sendiri," katanya.
Gojek telah meluncurkan fitur verifikasi muka guna melindungi mitra driver dan pengguna dari berbagai risiko keamanan. Bersamaan dengan peluncuran fitur itu bagi seluruh mitra driver beberapa waktu lalu, Gojek juga menjalankan Program Evaluasi Akun Joki, sebuah program yang memberikan kesempatan bagi semua mitra yang menggunakan akun bukan atas nama yang bersangkutan namun aktif beroperasi, akan diberikan satu kali kesempatan untuk dievaluasi akunnya.
"Apabila mitra lolos evaluasi, mitra akan diberikan akun miliknya sendiri dan akun sebelumnya tersebut akan dinonaktifkan," ujarnya.