Di Balik Meriahnya Gamelan Kolosal, 2 Minggu Ciptakan Notasi Iringan dan Koreografi Baru

Ahmad Antoni
Ribuan seniman menari jaranan dalam gelaran Gamelan Kolosal di kawasan CFD Simpang Lima Semarang. (Ist)

Hal senada disampaikan oleh Wajiyanto dari Kelompok Turonggo Bhexso. Gelaran Gamelan Kolosal yang diselenggarakan di Simpang Lima sangat menyenangkan buat para seniman. 

Sebab hampir seluruh pegiat seni kuda lumping berkumpul dan berkolaborasi, khususnya kelompok yang mendapatkan bantuan gamelan dari Gubernur Ganjar Pranowo.

Ini sangat membahagiakan buat kami, mereka yang mendapatkan bantuan bisa bersatu di sini, tampil bersama. Bisa memperat tali persaudaraan kelompok kesenian jaran kepang Jawa Tengah bahkan hampir satu gerakan dan satu musik. Ini kedua kalinya kami tampil di Semarang. Dulu juga di hari jadi Jawa Tengah, sekitar tahun 2018 kalau tidak salah," ujarnya.

Wajiyanto mengatakan bantuan gamelan yang diberikan Ganjar Pranowo sangat membantu untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional, khususnya kuda lumping. Sebab sebelumnya kelompok Turonggo Bhexso harus bergantian gamelan dengan kelompok seni lainnya di Desa Seman, Temanggung.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siswa SMP Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas di Sekolah, Sang Ibu Minta Keadilan

57 tahun lalu

Viral Mobil Terobos Palang Pintu Kereta Api di Semarang, Nyaris Tersambar KA Anggrek

57 tahun lalu

Mahasiswa Semarang Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Turun dan Rupiah Stabil

57 tahun lalu

Semarang Geger! Dosen Polines Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Tembalang

57 tahun lalu

Pabrik Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, 6 Damkar Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal