Karena menjadi perlintasan dua kota besar di Jawa Tengah (Semarang–Solo) dan perlintasan dari Jawa Timur (jalur tengah) ke Jawa Barat, maka transportasi darat yang melalui Kota Salatiga cukup ramai. Oleh karena itu, Kota Salatiga berpotensi menjadi kota transit.
Kota Salatiga merupakan bagian dari wilayah pengembangan kawasan strategis nasional Kedungsepur. Kawasan ini selain didukung oleh potensi sumber daya alam dan prasarana, juga memiliki letak yang strategis yang dapat mendorong pertumbuhan sektor industri, pariwisata, tanaman pangan dan perikanan.Di Kota Salatiga terdapat industri pengolahan yang berkembang, mencakup tekstil, produksi ban dan pemotongan hewan.
Di kota ini terdapat Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), salah satu universitas Kristen swasta ternama di Indonesia. Selain itu terdapat pula Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Kemudian ada Institut Roncali, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer, Amika, Akbid ArRum, Akbid Bhakti Nusantara, sekolah perhotelan Wahid Hospitality School, sekolah berkuda Arrowhead, dan STIBA Satya Wacana.
6. Kota Magelang
Kota terbesar di Jawa Tengah selanjutnya adalah Kota Magelang. Pada tahun 2021, jumlah penduduk kota Magelang sebanyak 127.251 jiwa dengan kepadatan penduduk 7.919 jiwa per kilometer persegi. Kota ini terletak di tengah Kabupaten Magelang. Dulunya Kota Magelang adalah ibu kota dari Kabupaten Magelang, sebelum mendapat kebijakan untuk mengurus rumah tangga sendiri sebagai sebuah kota baru.
Luas Kota Magelang sekitar 18,12 kilometer persegi. Kota Magelang terletak pada jalur antara Kota Semarang–Yogyakarta. Kota ini merupakan kota terkecil di Provinsi Jawa Tengah. Meski demikian, Kota Magelang merupakan daerah dengan pendidikan yang maju, bersaing dengan Semarang dan Solo.