"Munculnya deklarasi KAMI di tengah kondisi wabah Covid-19 dinilai kurang bijaksana, seharusnya para tokoh bisa ikut membantu pemerintah dan rakyat untuk bisa berjuang menghadapi wabah Covid-19 -19 yang menyengsarakan rakyat." ucap Khanif, Jumat (21/8/2020).
Senada dengan Khanif, Ketua Umum Badko HMI Jateng-DIY, Sahal Munir mengatakan jika tidak bisa membantu memulihkan keadaan, maka diminta jangan memperburuk keadaan demi menyelamatkan Indonesia.
"Jika KAMI didirikan hanya untuk merusak tatanan pemulihan masyarakat Indonesia yang sedang kerja bersama, lebih baik KAMI tidak dilahirkan." ucap Sahal.
Ungkapan kekecewaan yang sama terhadap aksi KAMI datang juga datang dari Koordinator Wilayah IV PP GMKI MB 2018-2020 Malfred Adi Lobo. Dia menilai, seharusnya para elit bisa menjadi contoh di tengah pandemi Covid-19.
"Seharusnya para elit memberikan teladan ketika membangun narasi dan nalar publik dalam kebebasan berekspresi bukan menonjolkan hasrat merebut kekuasaan saat deklarasi KAMI Jika hasrat ingin berkuasa yang lebih dominan apa yang dapat diharapkan rakyat dari para elit yang demikian." ujar Malfred