Dampak Virus Korona, Harga Bawang Putih di Pasar Kulonprogo Melejit 100 Persen

Budi Utomo
Stok bawang putih di Pasar Bendungan, Wates (Foto: iNews/Budi Utomo)

KULONPROGO, iNews.id -Virus korona di China mengakibatkan sejumlah komoditas impor ke Indonesia tersendat. Dampaknya, salah satu komoditas impor bawang putih di pasar tradisional Kulonprogo, Yogyakarta naik hingga 100 persen.

Sejak tiga hari terakhir, harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional Wates, Bendungan dan Sentolo di kabupaten Kulonprogo merangkak naik.

Pasokan bawang putih impor dari China mulai menipis sejak kasus virus korona mulai merebak di negara Tirai Bambu tersebut.

Bawang jenis cincau yang sebelumnya dijual Rp30.000 kini dijual Rp55.000 per kilogram. Sementara jenis bawang kating yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 saat ini dihargai antara Rp60.000 hingga Rp65.000 per kilogram atau naik 100 persen.

Pedagang di Pasar Bendungan, Wates, Jumiati mengaku pembelinya turun hingga 50 persen karena harga bawang naik cukup tinggi.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

WNA China Rampok Rumah Mewah di Bogor Pakai Topeng Lionel Messi, 2 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Polda Sultra Ambil Alih Penanganan Kasus 4 TKA China Aniaya Buruh Lokal di PT IPIP

57 tahun lalu

Bekerja Hanya Miliki Visa Wisata, 8 WNA asal China Ditangkap Imigrasi Cirebon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal