Dampak PPKM, Kasus Covid-19 di Kota Semarang Turun 50 Persen

Kristadi
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam. Foto: iNews/Kristadi.

SEMARANG,iNews.id – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diterapkan pemerintah berdampak terhadap penurunan kasus Covid-19 di Kota Semarang. Jumlah kasus turun sekitar 50 persen dibanding sebelum penerapan PPKM darurat

Sebelum PPKM darurat yang dimulai 3 Juli 2021, terdapat sekitar 2.000 kasus positif Covid-19. Setelah  penerapan PPKM sampai 2 Agustus 2021, kini terdapat 996 kasus Covid-19. Sebanyak 633 kasus merupakan warga Kota Semarang dan 363 kasus lainnya merupakan warga luar daerah. 

“Sejak pemberlakuan PPKM awal Juli 2021 lalu, angka kasus positif Covid-19 di Kota Semarang terus mengalami penurunan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, Senin (2/8/2021).

Penurunan kasus positif Covid-19 di Kota Semarang, tidak terlepas dari penerapan PPKM darurat dan dilanjutkan PPKM level 4 dan PPKM level 3. Tren positif diharapkan akan terus berlanjut, sehingga Kota  Semarang berada di zona kuning atau hijau. 

Meski demikian, Hakam mengakui untuk tingkat kematian masih cukup tinggi, yakni 6,2 persen atau masih di atas rata-rata nasional sebesar 5 persen. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kecelakaan di Semarang, Truk Boks Meluncur di Tanjakan Silayur Tabrak SPBU

57 tahun lalu

Bandar Sabu di Semarang Ditangkap, Polisi Sita 9 Paket Sabu

57 tahun lalu

May Day! Polda Jateng Kerahkan 1.133 Personel Amankan Demo Buruh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal