Dampak Harga BBM Naik, Perajin Tahu di Cilacap Mulai Gulung Tikar

Heri Susanto
Perajin tahu di Desa Matenggeng, Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap mulai berhenti produksi sebagai dampak kenaikan harga BBM. Foto: iNews/Heri Susanto.

“Jika berproduksi, hanya dua hingga tiga kali saja dalam sepekan,” kata salah satu perajin tahu, Juarsih, Senin (12/9/2022). 

Seluruh bahan pembuatan tahu mengalami lonjakan harga, mulai dari kedelai, solar, kayu bakar, hingga minyak goreng. Bahkan bahan utama, yakni kedelai kini harganya naik menjadi Rp15.000 dari sebelumnya Rp12.000. 

Naiknya harga semua bahan baku membuat para perajin mengalami kerugian. Pasalnya, harga jual tahu tak sebanding dengan besarnya biaya pembuatan tahu.

Para perajin tahu di Cilacap hanya bisa berharap harga bahan baku segera turun. Sebab dengan biaya produksi yang tinggi, bakal semakin banyak peraji tahu yang gulung tikar.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangkap Komplotan Curanmor, Polisi Dobrak Pintu dan Pecahkan Kaca Jendela Hotel di Cilacap

57 tahun lalu

Hiu Tutul Sepanjang 6,5 Meter Mati Terdampar di Pantai Kenari Cilacap

57 tahun lalu

Jelang Iduladha, Kambing Kurban Ramai-Rami Bersolek ke Salon Hewan di Cilacap

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal