BOYOLALI, iNews.id - Pemerintah kembali menunda keberangkatan haji 1442 Hijriah/2021 Masehi. Keputusan tersebut membuat sejumlah calon jemaah haji kaget dan kecewa.
Salah satunya Anantono Anak Ragil, calon jemaah haji asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Dia sudah dua kali batal berangkat haji. Ironisnya, dia adalah seorang tukang tambal ban di pinggir jalan yang telah menabung selama 22 tahun.
Warga Desa Nepen Teras Boyolali saat ini harus menahan kekecewaannya dan bersabar untuk yang kedua kalinya.
Karena yang rencana tahun ini akan melaksanakan ibadah haji kembali tertunda, setelah pemerintah kembali memutuskan tidak memberangkatkan haji akibat pandemi Covid-19.
Dulunya Anantono adalah seorang sopir bus AKAP Solo-Jakarta. Namun karena keinginan hidup dekat keluarga, akhirnya pada tahun 2003 Anantono keluar dan beralih profesi menjadi seorang tambal ban sepeda motor di pinggir jalan di dekat desanya.