Cerita Penumpasan Antek PKI di Jawa Tengah dan Strategi Brigjen TNI Surjo Sumpeno

SM Said
Aksi Gerakan 30 September PKI di Jawa Tengah ditandai saat RRI Semarang pada 1 Oktober 1965 memberitakan terbentuknya Dewan Revolusi Jawa Tengah. (Defile Pasukan TNI/ Foto Pusat Persenjataan Dan Sejarah Militer)

Lalu pada 13 Oktober 1965 pukul 08.00 WIB, Komandan Resimen RPKAD Kol Inf Sarwo Edhie Wibowo didampingi Danyon RPKAD Mayor Inf CI Santoso melaporkan kedatangan pasukannya kepada Brigjen TNI Surjo Sumpeno selaku penguasa militer di Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Pangdam VII/Diponegoro berpesan supaya Kol Sarwo untuk bertindak dengan berpedoman kepada sandi “Ambil ikannya jangan sampai keruh airnya”. Selesai penerimaan oleh Pangdam VII/Diponegoro Pasukan RPKAD lalu melakukan pameran kekuatan dengan berkeliling Kota Semarang.

Sementara pencarian terhadap Danrem 072/Pamungkas Kol Inf Katamso dan Kasrem Letkol Soegijono terus dilakukan, karena diperoleh informasi kalau keduanya dibunuh di markas Batalyon L di Desa Kentungan.

Lalu berdasarkan perintah Brigjen TNI Surjo Sumpeno pada 18 Oktober 1965, sebagian pasukan Yon L diberangkatkan ke luar Jawa dalam rangka tugas Dwikora. Sementara para pelaku penculikan dari Yon L diperintahkan melaksanakan latihan survival tanpa senjata.

Kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya. Sebuah tim yang dipimpin Mayor CPM Moh Said beserta anggotanya, Kesehatan Rem 072, Zi Bang Rem 072 ditugaskan untuk membongkar tempat di dalam Markas Yon L yang dicurigai tempat menimbun mayat petinggi Korem 072 Pamungkas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Cerita Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca Hendak Ambil Uang Rp3,6 Miliar

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Karanganyar Jateng, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal