Cerita Mengharukan di Balik Pembongkaran Makam Warga Desa Woro Rembang

Musyafa
Istri almarhum Durrohim, menunjukkan foto suaminya. (iNews/Musyafa Musa)

Tak ada firasat sama sekali. Namun suara berisik cicak di dalam kamar, membangunkan tidur nyenyaknya, kemungkinan sebagai penanda Durrohim telah tiada pada malam itu.

“Waktu pas mau Subuh, ada suara cicak membangunkan saya, pas nyenyak-nyenyaknya tidur. Nggak mengira sama sekali akan terjadi seperti ini, “ kenang Faridatus.

Sementara itu, paman korban, Supardi mengaku masih memendam dugaan bahwa Durrohim menjadi korban tindak kekerasan. Bukan terlindas truk tambang, sebagaimana informasi awal yang diterima keluarga.

Selain kondisi lukanya mencurigakan, ia juga bertanya-tanya, kenapa bekas darah korban di TKP (tempat kejadian perkara) tampak dihilangkan jejaknya dengan cara dibakar. “Sengaja dirusak, bekas darahnya dibakar. Bau solar menyengat banget kok, “ kata Supardi.

Supardi memahami kesulitan polisi karena keterbatasan saksi di TKP yang mau berterus-terang atas peristiwa tersebut. Hal itu pula yang menyebabkan kenapa makam Durrohim baru dibongkar untuk keperluan autopsi, setelah meninggal dunia bulan Agustus tahun 2020 silam.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan

57 tahun lalu

Pemotor Perempuan Tewas Kecelakaan di Madiun, Diduga Tersangkut Kabel Listrik yang Putus

57 tahun lalu

Tikungan Berbahaya di Ponorogo, Truk Ekspedisi dan Pikap Tabrakan

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bundaran Taman Pelangi Surabaya, Truk Penuh Muatan Terguling

57 tahun lalu

Terobos Lampu Merah, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Sidoarjo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal