Cerita Mengharukan di Balik Pembongkaran Makam Warga Desa Woro Rembang

Musyafa
Istri almarhum Durrohim, menunjukkan foto suaminya. (iNews/Musyafa Musa)

Menurutnya,  penentuan waktu autopsi bukan kehendak keluarga, karena keluarga korban sejak awal menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada Polres Tuban. Apalagi ia menyadari pihaknya tidak akan mampu menanggung biaya autopsi.

“Mau bilang gimana, saya ini orang kecil. Kita nggak mungkin mengajukan autopsi, karena nggak mampu bayar. Makanya kita serahkan kepada pihak kepolisian, dengan harapan polisi bertindak seadil-adilnya, “ ujarnya.

Sampai Selasa (23/2) malam, keluarga korban belum menerima informasi dari Polres Tuban terkait hasil autopsi jenazah Durrohim. Mereka memastikan akan sabar menunggu. “Kita sabar menunggu sampai polisi ngasih tahu hasilnya, “ ujarnya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan

57 tahun lalu

Pemotor Perempuan Tewas Kecelakaan di Madiun, Diduga Tersangkut Kabel Listrik yang Putus

57 tahun lalu

Tikungan Berbahaya di Ponorogo, Truk Ekspedisi dan Pikap Tabrakan

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bundaran Taman Pelangi Surabaya, Truk Penuh Muatan Terguling

57 tahun lalu

Terobos Lampu Merah, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Sidoarjo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal