Selain itu, beberapa ASN yang dihampiri wartawan enggan memberikan komentar terkait dengan OTT yang dilaksanakan KPK terhadap Bupati Tasdi beserta ajudannya dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan berinisial HdI.
"Prihatin, tapi silakan tanya ke yang lebih tinggi saja (pejabat) biar lebih mantap," kata salah seorang ASN bernama Wanto.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Purbalingga Suroto mengatakan jajaran Pemkab Purbalingga terkejut dan merasa prihatin atas kejadian yang menimpa Bupati Tasdi.
Menurut dia, Pemkab Purbalingga menghormati proses hukum yang berlaku dan sedang dijalankan oleh KPK dengan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah.
Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hanyuning Pratiwi yang ditemui wartawan saat acara pasar murah di Desa Jatisaba pada Selasa (5/6) pagi, enggan memberi komentar atas OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Tasdi.