"Informasi dari PVMBG, titik gempa di antara Kawah Sileri dan Kawah Timbang, lokasinya diperkirakan di daerah Lagetan. Saat ini teman-teman dari PVMBG masih melakukan analisis terhadap Kawah Timbang hingga tiga atau lima hari ke depan," katanya.
Dalam hal ini, kata dia, Kawah Timbang bukan merupakan destinasi wisata karena berada di lahan pertanian milik warga.
Menurut dia, masyarakat setempat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya peningkatan aktivitas Kawah Timbang meskipun mereka sudah memahami daerah-daerah yang berpotensi mengeluarkan gas beracun.
"Sampai saat ini masih ada aktivitas burung di sekitar Kawah Timbang, sehingga teman-teman PVMBG masih melakukan analisis," tegas Andri.
Terpisah, petugas Pos PGA Dieng Aziz Yuliawan mengatakan hingga saat ini aktivitas Gunung Dieng khususnya Kawah Sileri masih fluktuatif seperti kondisi saat PVMBG menaikkan statusnya dari Normal menjadi Waspada pada hari Jumat (13/1), pukul 23.00 WIB.