Dalam berbisnis thrift biasanya ada sistem khusus pengolahan baju bekas sebelum dijual kembali, diawali dari sortir kelayakan, hingga dimasukkan ke laundry untuk dicuci bersih.
Ke depan, Novia menilai bisnis baju bekas bermerk masih prospek, khususnya dalam satu tahun ke depan, mengingat banyak anak muda yang tertarik untuk membeli baju bekas ketimbang harus membeli baru karena mahal.
Sejauh ini, Novia masih berfokus menjual baju bekasnya secara online, lewat media sosial maupun situs e-commerce. Namun, tak jarang juga mengikuti pameran thrift untuk melayani penjualan luring.
"Untuk penjualan kita masih fokus di online di media sosial. Kalau weekend kita biasanya ikut car free day (CFD) atau even-even seperti ini," ucapnya.