Bisnis Jualan Baju Bekas Diminati Kalangan Anak Muda di Semarang

Antara
Pameran Markaz Fest yang menghadirkan thrift atau baju bekas di Plasa Simpang Lima, Semarang, Rabu (25/1/2023). Foto: ANTARA/Helena Mutiara.

Dalam berbisnis thrift biasanya ada sistem khusus pengolahan baju bekas sebelum dijual kembali, diawali dari sortir kelayakan, hingga dimasukkan ke laundry untuk dicuci bersih.

Ke depan, Novia menilai bisnis baju bekas bermerk masih prospek, khususnya dalam satu tahun ke depan, mengingat banyak anak muda yang tertarik untuk membeli baju bekas ketimbang harus membeli baru karena mahal.

Sejauh ini, Novia masih berfokus menjual baju bekasnya secara online, lewat media sosial maupun situs e-commerce. Namun, tak jarang juga mengikuti pameran thrift untuk melayani penjualan luring.

"Untuk penjualan kita masih fokus di online di media sosial. Kalau weekend kita biasanya ikut car free day (CFD) atau even-even seperti ini," ucapnya.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Politics Reborn Partai Perindo: Saatnya Anak Muda Bersuara dan Turut Atur Arah Bangsa!

57 tahun lalu

Jaring Anak Bangsa Berkontribusi, Astra SATU Indonesia ke-16 Roadshow ke Sorong

57 tahun lalu

5 Tempat Nongkrong di Kebumen, Nomor 3 Favorit Anak Muda

57 tahun lalu

5 Tempat Nongkrong di Indramayu, Nomor 3 Sistem Pemesanan Scan Barcode di Meja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal