Bisnis Jualan Baju Bekas Diminati Kalangan Anak Muda di Semarang

Antara
Pameran Markaz Fest yang menghadirkan thrift atau baju bekas di Plasa Simpang Lima, Semarang, Rabu (25/1/2023). Foto: ANTARA/Helena Mutiara.

SEMARANG, iNews.id – Bisnis berjualan baju bekas diminati kalangan anak muda di Semarang. Usaha yang istilah kerennya adalah thrift shop, sekaligus menjadi sebuah solusi untuk mengurangi limbah pakaian.

Tak sembarang baju bekas yang dijual, namun baju-baju bekas bermerk atau sedang tren yang didatangkan langsung dari luar negeri, seperti Korea, Jepang, dan terkadang China.

"Kalau bal (satu gulungan) baju, saya suka dari Korea, Jepang gitu tapi kadang juga ada dari Cina," kata pemilik Uniche Gallery, Zain saat gelaran Markaz Fest Semarang, Kamis (26/1/2023).

Baju-baju bekas itu diimpor dalam bentuk bal-balan, bukan satuan. Asumsinya satu bal berisi sekitar 25 baju dengan berbagai model yang dikemas dalam bentuk gulungan.

"Kalau cari bal yang bagus harus nyoba beberapa kali, kadang dapat yang 70 persen bagus, 30 persen reject, begitu sebaliknya," katanya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Politics Reborn Partai Perindo: Saatnya Anak Muda Bersuara dan Turut Atur Arah Bangsa!

57 tahun lalu

Jaring Anak Bangsa Berkontribusi, Astra SATU Indonesia ke-16 Roadshow ke Sorong

57 tahun lalu

5 Tempat Nongkrong di Kebumen, Nomor 3 Favorit Anak Muda

57 tahun lalu

5 Tempat Nongkrong di Indramayu, Nomor 3 Sistem Pemesanan Scan Barcode di Meja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal