Pameran atau festival thrift sering dimanfaatkan untuk mendulang rezeki dengan menjajakan baju-baju impor bekas. Sementara informasi kegiatan didapatnya dari media sosial maupun komunitas.
Zain menceritakan awalnya berbisnis thrift saat pandemi Covid-19 yang membuat banyak usaha gulung tikar, sehingga berpikir mencari usaha dengan modal kecil namun menghasilkan untung yang lumayan besar.
Untuk membangun sebuah bisnis thrift shop, Zain menyebutkan modal yang dibutuhkan sekitar Rp4-6 juta, tetapi kesulitannya adalah melewati trial and error saat memilih pakaian yang bagus.
"Kalau acaranya besar ya modalnya besar. Tapi, satu bal baju biasanya start dari harga Rp5 juta. Untuk penghasilan tergantung event thrift-nya ya, kalau besar ya sehari bisa sampai Rp5 juta. Tapi kalau evennya kecil ya minimal Rp1 juta dapat," katanya.
Selain Zain, ada juga Novia Ayu (25) yang membuka usaha thrift bernama Rarepose.co sejak 2022. Usaha berawal dari keinginannya mencari penghasilan tambahan hingga keterusan sampai sekarang.