“Saya sudah nungguin dia sampai jam 04.00 WIB karena dia selalu mencoba bunuh diri, tapi pas semua tidur, dia kabur pakai motor,” kata Rifka.
Saat proses evakuasi, petugas memerlukan tambahan satu personil. Evakuasi berjalan lancar sekitar pukul 11.00 WIB, meski Lutfi menolak memakai sefety belt.
Menurut petugas BPBD Kota Semarang yang menyelamatkan Lutfi, Samudera mengatakan dia merayu dengan memberikan gambaran seandainya korban jatuh. Selain itu, dia juga menasehati Lutfi agar dapat memilih jalan yang benar.
“Kalau kamu jatuh, nanti mati atau ga cacat. Misal cacat, sudah tidak ada lagi yang mau sama kamu,” katanya mengulang.
Begitu sampai di bawah, Lutfi diberi minum dan ditenangkan keluarga serta warga yang dari awal menyaksikan peristiwa ini. Selanjutnya, polisi membawa Lutfi ke rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan kesehatan.