Begini Konsep Dugderan Sambut Ramadan di Kota Semarang di Tengah Pandemi Corona

Taufik Budi
Tradisi Dugderan menyambut Bulan Suci Ramadan akan tetap digelar Pemkot Semarang di tengah pandemi corona. (Foto: istimewa)

SEMARANG, iNews.idTradisi Dugderan menyambut Bulan Suci Ramadan di Kota Semarang Jawa Tengah tahun ini akan terasa sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Di tengah pandemi Covid-19, tradisi yang biasanya diwarnai dengan arak-arakan Warak Ngendhog yang menjadi ciri khas kini ditiadakan.

“Diskusinya ada dua hal. Pertama adalah sebuah prosesi yang ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa sebentar lagi Ramadan datang tapi di tengah situasi Covid-19,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Kamis (16/4/2020).

Dia menjelaskan, dalam proses Dugderan nanti hanya dirinya dan wakil wali kota yang datang ke Masjid Agung Kauman Semarang dan diterima kiai serta pengurus takmir masjid tersebut.

“Dalam pandangan saya dan insya Allah ini menjadi keputusan kami nanti. Prosesi dugderan ini, cukup saya sama bu wakil wali kota yang datang ke Masjid Agung Kauman Semarang, diterima 1 atau 2 kiai takmir masjid tersebut. Kemudian takmir itu akan woro-woro atau menyampaikan kepada masyarakat lewat pengeras masjid,” beber pria yang akrab disapa Hendi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kecelakaan di Semarang, Truk Boks Meluncur di Tanjakan Silayur Tabrak SPBU

57 tahun lalu

Bandar Sabu di Semarang Ditangkap, Polisi Sita 9 Paket Sabu

57 tahun lalu

May Day! Polda Jateng Kerahkan 1.133 Personel Amankan Demo Buruh

57 tahun lalu

Mayat Misterius Tanpa Busana Ditemukan di Brown Canyon Semarang, Ada Luka di Leher

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal