"Ketika kami mendalami setiap anak yang terlihat dalam video tersebut, kami menemukan bahwa mereka juga memiliki perasaan tersendiri. Ini akan kami kuatkan dengan bantuan ahli psikologi," katanya.
Dia menekankan bahwa pihaknya tidak bersikap gegabah dalam penanganan kasus ini dengan segera menetapkan tersangka terhadap anak-anak yang terlihat membiarkan perundungan terjadi.
"Kami telah menggunakan diskresi, tetapi itu tidak berhasil. Jadi, secara otomatis, kami akan mengirimkan berkas kasus ini ke kejaksaan," ujarnya.