Bacaleg Perindo GKR Ayu Sebut Tradisi Kirab Pusaka Malam 1 Suro Harus Terus Dilestarikan

R August
Tradisi kirab pusaka Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dengan mengarak kerbau bule pada malam 1 Suro. (IG pemkot.solo)

SOLO, iNews.id - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Kebudayaan GKR Ayu Koes Indriyah menilai tradisi kirab pusakamalam 1 Suro atau 1 Muharram yang digelar Keraton Surakarta Hadiningrat harus terus dilestarikan.

Kader Partai yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu menjelaskan, tradisi kirab adalah bentuk puji syukur terhadap Tuhan atas keslamatan yang diberikan selama satu tahun terakhir. 

Indonesia kini dalam keadaan baik, tidak terlalu banyak bencana, bisa menyelenggarakan pemerintahan dengan baik, dan wabah penyakit pun bisa diatasi dengan baik.

"Ini untuk memuja kepada pencipta kita mengucapkan terima kasih setelah diberikan pencipta kita selama satu tahun untuk mengucap syukur bahwa bangsa ini terlidungi selama ini," katanya, Kamis (20/7/2023).

Menurutnya, tradisi kirab pusaka Keraton Surakarta ini telah ada sejak era Kerajaan Mataram Islam di bawah kekuasaan Sultan Agung. Total ada lima ekor Kebo Bule dan  tujuh pusaka yang dikirab oleh pihak keraton malam kemarin.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Keraton Surakarta soal Usulan Solo Jadi Daerah Istimewa

57 tahun lalu

Mengintip Masjid Cipto Mulyo di Boyolali, Berusia 1 Abad Lebih Peninggalan Paku Buwono X

57 tahun lalu

Ketua DPP Perindo Sebut Deden Nasihin-Efa Fatimah Siap Wujudkan Cianjur Berkah

57 tahun lalu

Jelang 1 Suro, Sumber Air di Malang Berwarna Merah Darah dan Beraroma Wangi

57 tahun lalu

Harryanto Aryodiguno Terima Gelar Kehormatan KRT Dwijodipuro dari Keraton Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal