Awak Angkutan Umum Desak Pemerintah Kucurkan Bantuan Langsung Tunai

Angga Rosa
Suasana Terminal Tingkir Kota Salatiga yang terlihat lengang. Foto: Sindonews/Angga Rosa.

Hal yang sama juga dialami oleh sejumlah sopir angkutan umum di Salatiga. Salah seorang sopir angkot Yuliyanto (52) menuturkan, semenjak masa pandemi jumlah penumpang anjlok. Bahkan untuk mencari setoran sebesar Rp40.000 per hari sangat sulit.

"Jangankan cari bayaran (gaji), cari setoran saja susah didapat. Kerja dari pagi sampai sore, dapat uang untuk beli BBM (bahan bakar minyak), operasional dan setoran saja sudah bagus," kata Yuliyanto di Terminal Tingkir.

Untuk menghemat biaya operasional, sopir harus jeli dalam menjalanka armada. Jika penumpang sepi sekali, mereka memilih pulang dengan pendapatan seadanya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki Boyolali-Semarang demi Nazar

57 tahun lalu

Viral Jemaah Haji Lansia Jalan Kaki 34 Km dari Boyolali ke Semarang Penuhi Nazar

57 tahun lalu

Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair di Semarang, Pagi hingga Sore Pelamar Berdatangan

57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal