Arti Hari Raya Idul Fitri: Bukan Hari Kemenangan atau Kembali Suci?

Rilo Pambudi
Arti hari raya Idul Fitri (Freepik)

لا يزال الدين ظاهراً، ما عجّل النّاس الفطر؛ لأنّ اليهود والنّصارى يؤخّرون

“Agama Islam akan senantiasa menang, selama masyarakat (Islam) menyegerakan berbuka. Karena orang yahudi dan nasrani mengakhirkan waktu berbuka.” (HR. Ahmad 9810, Abu Daud 2353, Ibn Hibban 3509 dan statusnya hadia hasan).

Dari Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا تزال أمَّتي على سُنَّتي ما لم تنتظر بفطرها النّجوم

“Umatku akan senantiasa berada di atas sunnahku, selama mereka tidak menunggu waktu berbuka dengan terbitnya bintang.” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya 3/275, dan sanadnya shahih).

Kata Al-Fithr pada hadis di atas maknanya adalah berbuka, bukan suci. Makna hadits ini menjadi aneh, jika kata Al-Fithr kita artikan suci.

“Umatku akan senantiasa berada di atas sunnahku, selama mereka tidak menunggu waktu bersuci dengan terbitnya bintang”

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahagia di Hari Raya! 1.381 Napi DIY Dapat Remisi Idul Fitri, 17 Langsung Bebas

57 tahun lalu

Momen Jokowi Bagi-Bagi THR dan Sembako di Solo, Warga Antusias: Alhamdulillah Senang Banget

57 tahun lalu

33.536 Kendaraan Masuk ke Bandung Lewat Tol Pasteur selama Lebaran

57 tahun lalu

Viral Potret Indahnya Toleransi Umat Beragama di Dusun Thekelan Semarang saat Lebaran

57 tahun lalu

65 Ucapan Selamat Idul Fitri Menyentuh Hati dan Penuh Makna

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal