Anjuran Mengonsumsi Makanan Halal dan Tayib dalam Islam

Kastolani Marzuki
Makanan halal dan tayib. (Foto: istimewa)

Dalam pandangan Syafi'iyah, kelelawar haram untuk dimakan. Kelelawar diharamkan karena khobits (kotor), orang Arab menganggapnya demikian dan tidak memakannya. AllahTa’ala berfirman:

وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ

“Dan diharamkan bagi mereka segala yang khobaits (buruk)”(QS. Al-A’raf : 157).

Islam juga mengajarkan kepada umatnya untuk memakan makanan yang halal dan baik. Halal saja tidak cukup, tapi harus tayib atau baik bagi kesehatan tubuh atau tidak mendatangkan madharat atau bahaya.
Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًاۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Artinya: Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian. Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kalian berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kalian ketahui. (QS. Al Baqarah: 168-169).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hukum Memakan Kelelawar Menurut Ulama 4 Mazhab

57 tahun lalu

Milad ICMI, Ma'ruf Amin: Saatnya Indonesia Jadi Produsen dan Eksportir Produk Halal Dunia

57 tahun lalu

10 Kota dengan Masa Tunggu Haji Terlama, Adakah dari Daerahmu?

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Manado dan Sekitarnya Hari Ini 6 Maret 2025, Ingat Waktunya

57 tahun lalu

Apakah Tidur saat Puasa Dapat Pahala? Simak Penjelasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal