Siswi kelas 6 SDN 1 Kropak ini mulai masuk sekolah setelah videonya viral di media sosial. Pihak desa mendatangi rumah BL dan membujuk untuk kembali sekolah. Setelah diberikan seragam oleh kepala desa, ia akhirnya mau untuk berangkat sekolah.
Lilik Supeni, Kepala SDN 1 Kropak mengaku senang saat melihat BL kembali berangkat sekolah. Pihak sekolah pun telah menggratiskan pendidikan BL sejak kelas satu hingga tamat pendidikan sekolah dasar.
“Untuk keperluan sekolah sehari-hari, kami telah menyiapkan kartu program Indonesia pintar (PIP). Kartu PIP tidak diserahkan ke pihak keluarga atau BL sendiri agar aman dalam penggunaan dana,” katanya, Senin (1/8/2022)
Kika ada kebutuhan mendadak, kata dia, pihak sekolah kemudian mencair kan dana pip dan segera digunakan untuk kebutuhan BL.
“Kami terus memantau perkembangan psikologi anak selama di sekolah. Hingga saat ini, kejiwaan BL sudah membaik dan bisa bermain ceria kembali bersama teman-temannya seperti sedia kala,” katanya.