Aksi Perundungan Siswa SMP di Cilacap, Puan: Negara Tak Boleh Membiarkan Kasus Bullying

Achmad Al Fiqri
Ketua DPR, Puan Maharani meresmikan Sanggar Inklusi dalam kunjungan kerjanya di Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPR RIPuan Maharani mendorong Pemerintah untuk mencari solusi dari maraknya kasus perundungan atau bullying terhadap anak di Indonesia. Dia pun meminta ada penanganan khusus dalam kasus bullying.

“Banyaknya kasus bullying membuat Indonesia saat ini berada dalam situasi darurat perundungan. Negara tidak boleh membiarkan kasus bullying terus mengalir tanpa ada solusi yang komprehensif, khususnya untuk perundungan yang melibatkan anak sebagai korban dan pelaku,” kata Puan dalam keterangannya, Jumat (29/9).

Pernyataan itu, sekaligus menanggapi kasus perundungan anak sekolah yang matanya ditusuk dengan tusukan cilok hingga mengalami kebutaan dan kasus bullying siswa SMP hingga korban mengalami patah tulang rusuk.

Puan pun melihat peristiwa perundungan di SMP 2 Cimanggu Cilacap merupakan hal yang tidak dapat ditoleransi. 

“Banyaknya kasus bullying berujung kekerasan menjadi keprihatinan kita bersama. Di saat kasus siswa SD yang sebelah matanya mengalami kebutaan akibat kekerasan kakak kelasnya belum ada kejelasan sampai sekarang, kini muncul kasus penganiayaan baru siswa sekolah,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Viral Siswi SD di Lampung Timur Di-bully Teman Sekolah, Dipukul Bergantian hingga Trauma

12 hari lalu

Viral Video Perempuan Dihajar di Pinggir Jalan Tuban, Polisi Turun Tangan

21 hari lalu

Pesan WA Terakhir Siswa Korban Perundungan di Lumajang kepada Kakak: Mengeluh Sakit Hampir Mati

21 hari lalu

Perundungan Berujung Maut, Siswa SMP di Lumajang Tewas Dipukul gegara Sampah

1 bulan lalu

Siswa SMP Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas di Sekolah, Sang Ibu Minta Keadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal