7 Fakta Pembunuhan Tiga Orang Sekeluarga di Magelang, Nomor 5 Modusnya Mematikan

Tim iNews.id
Lokasi tiga orang sekeluarga yang ditemukan tewas diduga diracun, di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Senin (28/11/2022). (Ist)

3. Korban Mual dan Muntah hingga Tergeletak
Saksi DDS (22) yang tinggal serumah menyebut mengetahui ketiga korban merasakan mual dan muntah serta tergeletak di kamar mandi setelah meminum teh hangat dan es kopi. Dia memanggil saksi lainnya yakni Ahmad Anwari (73), Agus Kustiardi (58) dan Sukoco (68) untuk membantu membawa ke RS Merah Putih Magelang. Agus dan Sukoco adalah kakak kandung korban Heri Riyani.

4. Pelaku Mengakui Melakukan Pembunuhan
Dari hasil olah TKP, dugaan awal ketiga korban merupakan korban pembunuhan. Saksi DDS ketika diperiksa mengakui telah melakukan pembunuhan dengan mencampur minuman itu dengan racun yang dibeli online. Terduga pelaku pembunuhan saat ini masih berada di Satuan Reskrim Polresta Magelang untuk penyidikan lebih lanjut.

5. Pelaku Campur Teh dengan Racun
Pelaku yang diduga meminumkan racun itu saat ini masih dalam pemeriksaan intensif petugas. Modusnya, mencampur teh dengan racun yang dibeli secara online. Gelas berisi minuman yang sudah dicampur racun termasuk sendok yang digunakan untuk mengaduk, diamankan jadi barang bukti kejahatan itu.

“Statusnya sudah penyidikan. Apa zat kimianya masih didalami. Korban kami lakukan visum dan autopsi, sudah mendapatkan persetujuan keluarga. Kami juga dibackup dari tim identifikasi Polda Jateng. Orang yang kami amankan diduga pelaku pembunuhan itu masih ada hubungan keluarga,” ujar Kapolresta.  

6. Polisi Amankan Gelas dan Sendok
AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti gelas dan sendok yang digunakan untuk mengaduk dan mencampur diduga sebagai racun yang diminum oleh ketiga korban. 

"Ya, sementara ini ada gelas. Setiap paginya, rutinitas dari pihak keluarga itu sudah disiapkan minuman air hangat seperti teh," ujarnya. Mengenai jenis racunnya, kata Plt Kapolresta, masih dalam pendalaman. 

7. Keluarga Setuju Autopsi Jenazah Korban
Terduga pelaku masih ada hubungan keluarga. "Saat ini kami masih menunggu tim identifikasi Polda untuk melakukan autopsi. Pihak keluarga sudah menyetujui untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Merah Putih.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban

57 tahun lalu

Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur

57 tahun lalu

Gadis 18 Tahun Dibegal di Kendal, Pelaku Ancam Pakai Golok Rampas HP dan Uang

57 tahun lalu

105 Pelaku Begal Ditangkap, Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal