SEMARANG, iNews.id – Bawaslu Jawa Tengah merilis daerah yang memiliki indeks kerawanan pemilu (IKP) dalam Pilkada Serentak 2020 di Jateng. Empat daerah memiliki IKP paling tinggi yakni Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Purworejo, dan Kota Semarang.
IKP itu disusun oleh Bawaslu Jateng sebagai alat pemetaan, pengukuran potensi, prediksi, dan deteksi dini. Kerawanan didefinisikan segala hal yang menganggu atau menghambat proses pemilu yang demokratis.
Empat daerah yang memiliki kerawanan tinggi, yakni Kendal dengan skor (65,39), Kabupaten Semarang (61,92), Purworejo (59,30) dan Kota Semarang (54,99). Adapun 17 daerah lainnya memiliki kerawanan sedang dengan skor antara 54,69 hingga yang terendah 47,09.
Indek tersebut jumlah dari beberapa dimensi. Adapun rincian dalam dimensi konteks sosial dan politik, ada empat daerah dengan kerawanan tinggi, yakni Kendal, Purworejo, Sukoharjo, dan Wonogiri. Adapun 17 daerah lain kerawanannya sedang," kata Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng Anik Sholihatun, Senin (7/12/2020).
"Dalam dimensi penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil, ada 9 daerah yang memiliki kerawanan tinggi. Adapun 12 daerah lain dengan kerawanan sedang. Dalam dimensi kontestasi, dua daerah masuk kategori tinggi, yakni Kabupaten Semarang dan Kendal. 11 daerah lain masuk kategori sedang dan 8 daerah dengan kerawanan rendah," katanya.