"Kami sering mengalami kekerasan fisik, dipukul hingga ditendang hanya karena kendala bahasa. Mandor memerintah tapi kami selalu dianggap salah," kata AR.
Selama 14 bulan bekerja di Kapal Long Xing 629, AR juga tidak pernah mendapatkan pembayaran gaji. Sehingga ia dan teman-temannya terpaksa makan dengan makanan seadanya. Bahkan makanan basi pun dimakan.
"Jadi selama di kapal saya makan-makanan basi. Jam kerja pun sampai 16 jam sehari" ucap AR.