32 Sapi di Boyolali Positif Terjangkit Penyakit LSD, 20 Ekor Sembuh

Tata Rahmanta
Ilustrasi - Sapi terkena penyakit LSD. Foto: ANTARA/Aris Wasita.

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakkan Boyolali, Afiany Rifdania mengatakan, hewan ternak yang terkena penyakit LSD ditandai dengan gejala benjolan di tubuh hewan ternak. Hal itu akan memengaruhi harga jualnya. 

“Para peternak, mohon bersabar mengikuti proses penyembuhan, dilakukan saja karena ini sudah banyak terbukti sembuh dan kembali mulus (hewan ternak) nanti jadi gemuk lagi, luka menghilang dan bisa kembali meningkatkan harga jual,” ujar Afi.

Pengobatan yang diberikan kepada sapi dan kerbau selain vaksinasi, yakni pemberian obat dan vitamin yang diberikan setiap 10 hari sekali selama satu bulan. Tujuannya untuk mematikan virus dan mengobati bekas luka pada hewan ternak, sehingga hewan ternak bisa puliih kembali.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan menjaga asupan gizi pada hewan ternak.

“Paling utama itu menjaga kebersihan karena ditularkan lewat vektor. Dan mohon bantuan dari masyarakat untuk juga menjaga asupan gizi,” katanya. 

Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD), merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh virus yang menyerang ternak sapi dan kerbau melalui gigitan vector, seperti lalat, nyamuk dan caplak. Akibatnya, banyak benjolan di tubuh hewan ternak tersebut.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air

57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Staf RSCM Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

57 tahun lalu

Wapres Gibran Kunjungi Ponpes Annajah Boyolali, Bagikan Alat Tulis hingga Sarung

57 tahun lalu

Motif Perampokan Tewaskan Bocah 6 Tahun di Boyolali, Pelaku Terjerat Utang Judi Online

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal