Aris menjelaskan pengendalian hama keong harus dilakukan secara terpadu dan serentak. Tahap pertama, pemasangan saringan di saluran air masuk ke sawah, sehingga keong tidak bisa masuk ke sawah.
Langkah selanjutnya, pembuatan pagar plastik di lahan persemaian, pemasangan tongkat kayu untuk tempat perangkap keong bertelur, selanjutnya telur dimusnahkan.
"Kami juga meminta petani membuat parit keliling sawah. Sawah dikeringkan, sehingga keong akan mengumpul di parit yang masih ada air," ucap.
Salah satu petani di Kecamatan Sentolo Martiyem mengatakan tanaman padi seumur empat hari di lahan seluas 1.000 meter persegi hampir 25 persennya mati dimakan keong.
"Tahun ini, serangan hama cukup parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kami juga sudah berusaha melakukan pencegahan, tapi dalam satu malam serangan hama keong cukup ganas," kata Martiyem.