Selain bengkel, kebakaran juga menimpa dua warung, masing-masing milik Sudarti di Desa Toh Kuning, Kecamatan Karangpandan, sekitar 2 kilometer (km) dari bengkel Paryono. Warung Sudarti yang berada di pinggir jalan rata dengan tanah setelah terbakar.
Satu kebakaran lainnya menimpa warung soto milik Ngadinem, warga Gayam Dompo, Kecamatan Karanganyar Kota, yang berjarak sekitar 3 km dari bengkel. Bangunan beserta isi warung ludes dilalap si jago merah.
“Kebakaran diketahui juga terjadi sekitar pukul 01.00 oleh warga sekitar. Ketahuannya setelah api besar, nggak ada yang bisa diselamatkan,” kata kerabat korban, Nining Wulandari.
Kapolsek Karangpandan AKP Ibaryadi mengatakan, kebakaran secara misterius yang menimpa tempat usaha milik warga ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Mereka belum dapat menyimpulkan kebakaran misterius ini terkait dengan aksi pembakaran kendaraan bermotor yang terjadi di beberapa daerah di Jateng atau bukan.
“Kami masih mendalami penyebab pasti kebakaran tiga lokasi ini. Kami belum bisa menyimpulkan, sementara ini kami meminta keterangan saksi-saksi,” kata Ibaryadi.
Ibaryadi juga meminta warga untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungannya dengan melakukan ronda malam menyusul rentetan kebakaran yang menimpa tempat usaha milik warga secara hampir bersamaan. Polisi juga mengimbau warga tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan.