Sementara itu tersangka R mengaku kegiatan susur sungai dan arung jeram dari dulu telah dilaksanakan. Termasuk pada Jumat lalu yang menyebabkan 10 anak siswa SMP 1 Turi tewas. Menurutnya saat kejadian dirinya tidak bisa banyak berucap.
“Tidak tahu kenapa saat itu agak aneh dan saya tidak bisa berucap,” ucapnya.
Dia lalu menggantikan piket di sekolah menjaga kedatangan siswa serta barang-barang siswa hingga akhirnya ada anak datang yang sudah diantar warga.