“Saat arus mudik Lebaran mendatang cukup padat dan menuju macet, kami akan berlakukan one way nasional. Tapi masih rencana, termasuk juga akan dilakukan contraflow pada titik tertentu,” katanya.
Nantinya, kata dia, akan diterapkan pengurangan kendaraan yang keluar di jalan tol, mulai dari KM 70 hingga Gerbang Tol Kalikangkung di Kota Semarang,. Selain itu jalur alternatif seperti Pantura, jalur tengah, hingga selatan juga akan dilakukan pengalihan arus saat kepadatan arus mudik terjadi.
“Semua jalur itu akan difungsikan dan akan disalurkan ketika melihat arus yang dari Jakarta dan Jawa Barat cukup padat,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Polda Jateng memprediksikan Jateng akan menjadi pusat konsentrasi mudik terbesar di Indonesia. Jumlah pemudik yang tiba di provinsi ini pada mudik Lebaran bakal mencapai 21,3 juta orang.
Sementara itu, DPRD Jateng meminta Pemprov Jateng dengan mengajak instansi, BUMN, BUMD, Perbankkan dan perusahaan swasta untuk dapat menyediakan armada untuk mudik bareng gratis lagi.