Langkah itu sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan arus lalu lintas yang bakal dipenuhi oleh kendaraan pribadi ke wilayah Jateng.
Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri mengatakan, setelah pemerintah membuka kembali izin mudik Lebaran, sudah dapat dipastikan arus mudik akan didominasi oleh kendaraan pribadi, terutama kendaraan roda dua, sehingga berpotensi terjadi kepadatan lalu-lintas menjelang Lebaran mendatang.
“Kepadatan arus kendaraan pribadi itu dapat dikurangi, jika Pemprov Jateng bersama instansi baik BUMN, BUMD dan perusahaan swasta dapat menyediakan armada mudik bareng seperti Lebaran 2019 sebelum pandemi melanda tanah air,” katanya.
Menurutnya, penyediaan armada mudik bareng itu, sebagai upaya mengurangi pemudik menggunakan kendaraan pribadi, sehingga potensi kemacetan dan kepadatan arus kendaraan menjelang Lebaran dapat diantisipasi sedini mungkin.
Arus mudik Lebaran 2019 lalu, sebut dia, Pemprov Jateng dapat menyediakan armada sebanyak 213 unit bus dengan penumpang 10.771 pemudik yang diberangkatkan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII Jakarta, yang dilepas oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.