“Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku sempat terjadi adu jotos antara korban dengan pelaku. Korban juga diduga mempunyai riwayat gejala penyakit jantung. Sehingga dimungkinkan terjadi serangan jantung mendadak, tapi ini masih kami selidiki karena keluarga tidak mau korban diautopsi,” katanya.
Menurut Kapolres, kronologi peristiwa tragis itu berawal saling ejek antara korban dengan pelaku AS yang mengakibatkan pelaku sakit hati. Seusai pulang sekolah, pelaku yang tidak terima kemudian mengajak temannya, YP berboncengan motor untuk mencari korban.
Melihat korban melintas sendirian, AS kemudian menghentikan motor korban. Pelaku kemudian memukul wajah korban hingga terjatuh. Korban yang tak sadarkan diri kemudian dilarikan ke Puskesmas Pulokulon namun nyawanya tak tertolong.
Keluarga korban sudah menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada Polres Grobogan. “Kami ikhlas. Soal proses hukum, kami serahkan kepada polisi,” ujar kakek korban, Pardi
Diketahui, pelajar kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), tewas setelah dipukul teman sekolah, Selasa (17/9/2019). Korban bernama Dimas Angga, mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju puskesmas.