Bumbu yang digunakan biasanya meliputi bawang putih, bawang merah, ketumbar dan kunyit, memberikan rasa yang khas namun tidak berlebihan.
Soto Kudus biasanya disajikan dengan kecambah, daun bawang, seledri, taburan bawang goreng dan nasi serta kerupuk emping sebagai pendamping.
Lentog Tanjung disajikan dengan kuah santan yang kental dan gurih. Kuah ini terbuat dari campuran santan kelapa dengan bumbu-bumbu khasnya. Kuah Lentog Tanjung memiliki rasa manis yang lembut dan sedikit pedas. Keseimbangan antara rasa manis dan pedas ini memberikan cita rasa yang unik.
Lentog Tanjung disajikan dengan lontong, sayur lodeh tahu dan sayur gori (dudoh tewel) dan menggunakan alas daun pisang sebagai alas. Hal ini menciptakan rasa khas yang nikmat ketika memakannya.
Salah satu hidangan khas dari Kudus ini dulu hanya dinikmati oleh para konglomerat karena dianggap makanan mewah. Kini, siapa pun dapat memakannya, Garang Asem merupakan makanan yang terkenal di kalangan wisatawan dan memiliki rasa yang khas ketika memakannya langsung di Kota asalnya yaitu Kudus.