CIANJUR, iNews.id - Seorang warga di Kabupaten Cianjur menyulap kios mi rebus menjadi galeri bonsai kelapa minion. Hasilnya, selama delapan bulan membuka galeri bonsai kelapa langsung kebanjiran order dari sejumlah wilayah di Indonesia.
Aang Abdul Jalil (45) warga Kecamatan Ciranjang, Cianjur, mengaku menjadi perajin bonsai kelapa berkat masukan dari istrinya agar lebih serius menekuni bonsai kelapa. Tidak hanya sebatas hobi yang tidak menghasilkan uang. Apalagi usahanya membuka kios mi rebus dan kopi sama sekali tidak bisa diandalkan selama pandemi Covid-19.
Dia pun kemudian belajar dengan melihat postingan cara pembuatan bonsai di media sosial. Selain juga bertanya kepada perajin lain yang sudah lebih dulu menggeluti bonsai kelapa. Berkali-kali belajar dan uji coba akhirnya Aang mampu membuat sendiri bonsai kelapa yang saat ini sedang ngetren.
Dipilihnya kelapa jenis minion sebagai bahan baku bonsai karena terbilang unik dan menarik. Bentuknya tidak bulat, melainkan lonjong dan kecil. Sehingga ketika dibonsai akan memberikan daya tarik tersendiri. Apalagi kelapa minion ini terbilang sangat sulit untuk dikembangkan. Baginya cukup tertantang untuk membuat bonsai kelapa minion.
Dia menyebutkan, perlu keterampilan dan kesabaran tinggi ketika membuat bonsai kelapa. Bahkan dari bibit sampai dengan menghasilkan akar perlu waktu hingga berbulan-bulan. begitu pula agar daun tumbuh maksimal, perlu berkali-kali dilakukan pemangkasan. Sementara jenis kelapa lain yang bisa dibonsai, yakni kelapa ijo, gading oranye, gading susu dan kelapa cokelat wulung.