Waketum DPP Partai Perindo: Perlu Upaya Serius Atasi Masalah Sampah Bandung Raya

Arif Budianto
Bandung Raya terancam darurat sampah lantaran proses pembuangan di TPA Sarimukti bermasalah. (FOTO: DOK)

Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyatakan, ke depan  Bandung Raya dibatasi pembolehan pembuangan sampah di angka 800-1.025 ton perhari. 

Sementara, pada 2024 diprediksi, jika perilaku masyarakat terhadap sampah tak berubah, potensi sampah yang dihasilkan bisa mencapai 1.750 ton per hari.

Harus ada tekanan dari regulasi dan edukasi harus jelas. "Hanya untuk urusan angkut sampah, Kota Bandung menggelontorkan dana Rp130 miliar per tahun. Itu buang-buang uang percuma," ujar Ferry. 

Waketum DPP Partai Perindo menuturkan, kesadaran perlu dibangun oleh semua pihak. Harus ada tekanan regulasi dari pemerintah daerah. 

Perlu ada pola dan budaya baru dari tingkat RW dan pembentukan TPS terpadu agar volume sampah di hilir berkurang. 

Selain desentralisasi sistem pengelolaan sampah, Ferry juga mendorong pemerintah harus turut aktif terlibat dalam inovasi pengembangan, baik dukungan sarana-prasarana, bantuan pendanaan operasional pengumpulan (skala kecil), pelayanan khusus untuk pengumpulan.

"Turunkan SDM khusus untuk edukasi, pengangkutan dan pengolahan. Selain itu, buat kebijakan yang selaras dengan visi zero waste," tutur dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembuangan ke Sarimukti Terkendala, Sampah Menumpuk di TPS Menunggu Diangkut

57 tahun lalu

Zona 1 TPA Sarimukti Diaktifkan Kembali untuk Atasi Ancaman Darurat Sampah di Bandung Raya

57 tahun lalu

Buang Sampah ke Sarimukti KBB Belum Normal, Operasional TPA Cicabe Hanya Sementara

57 tahun lalu

Bandung Raya Terancam Darurat Sampah, Pemprov Jabar Diminta Benahi Jalan TPA Sarimukti

57 tahun lalu

Truk Sampah Kembali Antre Panjang di TPA Sarimukti KBB, Sopir Harus Nginap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal