“Aya beja Amang sok ngajualan ciu (ada kabar paman suka jualan ciu). Ulah dagang deui atuh, sok ku saya bantuan (jangan jualan miras lagi, sama saya dibantu),” kata Kang Dedi.
“Teu aya, tos euren (Gak ada, sudah berhenti (berjualan miras)),” kilah Mang Ganda.
Kang Dedi memberikan nasihat kepada Mang Ganda. Tidak ada berkah yang didapat dari menjual miras, terlebih merusak generasi muda. Bahkan dari informasi didapat Mang Ganda baru saja bercerai dengan istri yang memintanya berhenti berjualan miras.
Tak lama berbincang, salah seorang petugas mendapati sejumlah kardus berisi ciu di sekitar rumah. Ciu tersebut dikemas dalam botol air mineral dan disembunyikan di tumpukan genting di kebun Mang Ganda.
Dedi yang semula berniat membantu memberikan solusi agar Mang Ganda tak lagi berjualan miras langsung kecewa. Bahkan Dedi berubah marah.