Wacana Penundaan Pemilu 2024, Pengamat Politik Unpad: Usulan Itu Absurd

Arif Budianto
Pemilu 2024 Disepakati tanggal 14 Februari. (Foto: iNews.id)

BANDUNG, iNews.id - Wacana penundaan Pemilu 2024 menuai polemik, pro kontra di masyarakat. Bahkan pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Mudiyati Rahmatunnisa menilai usulan itu absurd dan tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada rakyat. 

"Secara konstitusi tidak sesuai, karena sudah jelas Pemilu digelar 5 tahun. Apalagi tanggal 14 Februari sudah disepakati pemerintah, KPU, dan DDP. Lalu kenapa Itu dilontarkan parpol. Menurut saya absurd karena mereka punya fungsi penting dalam politik," kata Mudiyati Rahmatunnisa, Rabu (2/3/2022). 

Mudiyati menyatakan, wacana menunda Pemilu 2024 yang dilontarkan elite parpol dan pejabat negara tidak memberikan pendidikan politik baik bagi masyarakat. Mestinya, elite parpol mendorong agar demokrasi tetap berjalan. 

"Saya kira alasannya enggak pas kalau disebut soal recovery ekonomi, pandemi, kepuasan rakyat terhadap pemerintah sekarang, atau soal perang Rusia. Alasan itu sudah terbantahkan semua," ujarnya. 

Tak hanya itu, tutur Mudiyati, mengubah jadwal Pemilu 2024 yang secara konstitusi telah diatur lima tahunan, akan mengubah konstitusi yang telah puluhan tahun berlaku di Indonesia. Sebagaimana diatur dalam UU No 17 tahun 2012, proses mengubah konstitusi akan memakan waktu cukup panjang. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengamat Politik UB Nilai Usulan Penundaan Pemilu 2024 Sarat Kepentingan

57 tahun lalu

Jelang Pemilu 2024, Disdukcapil se-Jabar Diinstruksikan Siapkan Data Penduduk 

57 tahun lalu

Buka Rakerwil Perindo Papua, Ini Pesan HT kepada Kader soal Pemilu 2024

57 tahun lalu

Respons Wacana Penundaan Pemilu 2024, Prabowo Nyatakan Hormati Konstitusi

57 tahun lalu

Soal Penundaan Pemilu, Cak Imin: Saya Hanya Bisa Mengusulkan, Penentunya Bapak Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal