MAJALENGKA, iNews.id - Sobur Samudin (62), pensiunan guru, warga Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, viral di media sosial (medsos) setelah menulis surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dalam suratnya, Sobur menuntut keadilan atas kematian ibu kandungnya, Siti Halimah (80) yang meninggal empat tahun lalu diduga dibunuh.
Untuk menelusuri kasus dugaan pembunuhan itu, Sobur, anak kedua dari almarhumah Siti Halimah, menjalani pemeriksaan di Polsek Lemahsugih, Selasa (16/8/2022).
Dalam video yang beredar di media sosial, Sobur menuntut keadilan sambil menangis. Menurut Sobur, kematian ibunya, almarhumah Siti Halimah pada 18 Oktober 2018 silam, diduga tidak wajar. Sebab almarhumah ditemukan meninggal dengan kondisi sangat mengenaskan, mengalami luka bakar di sekujur tubuh, kecuali punggung dan telapak kaki.
Warga dan keluarga heran lantaran almarhumah Siti Halimah ditemukan di tengah rumpun bambu yang sulit dijangkau oleh perempuan lanjut usia (lansia). Keluarga sangat terpukul, sedih, dan sangat kehilangnya dengan meninggalnya almarhumah.
"Bukan kami tidak ikhlas ditinggalkan ibu karena itu suratan takdir dari Allah. Tapi, yang kami tangisi itu adalah cara meninggalnya. Kami menduga bahwa ibu mati itu karena ada orang yang menzalimi, ada orang yang membunuh sebelumnya. Lalu, setelah ibu terbunuh, jasadnya dibuang ke semak bambu dan lalu dibakar," kata Sobur Samudin sambil menangis tersedu-sedu dalam video yang viral di medsos.