Kepala BKPSDM Kuningan, Dodi Sudiana mengatakan, sudah memanggil ASN tersebut terkait video joget dan sawer.
“Kita sudah memanggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi. Yang bersangkutan tadi sudah meminta maaf dan mengaku itu spontan. Kita juga sudah memberikan teguran,” katanya.
Dia berharap video ASN menyawer itu tidak terulang di kemudian hari karena tidak menutup kemungkinan hal tersebut dinilai kurang etis di depan masyarakat.