Usut Kasus Temuan Bom, Peluru, dan AK 47 di Asia Afrika Bandung, Polisi Hadapi Kendala Ini

Agus Warsudi
Sejumlah peluru, bahan peledak TNT, dan satu pucuk senjata api AK 47 ditemukan di dalam bangunan tua, simpang lima, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung ini. (FOTO: Humas Polrestabes Bandung)

Setelah diperiksa oleh anggota BNPT, benda-benda itu dipastikan bahan peledak dan senjata api. Selanjutnya, anggota BNPT berkoordinasi dengan Unit 2 Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Intelkam Polda Jabar.

Akhirnya, kasus penemuan bahan peledak dan senpi itu pun terkuak ke publik. Unit Penjinak Bom Detasemen Gegana Brimob Polda Jabar pun meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. 

Saat ini, Polda Jabar tengah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap siapa pemilik bahan peledak dan senjata api tersebut. Namun diperoleh informasi, sebelumnya, gedung milik DKH atau ibu Inggrid itu dihuni oleh keponakannya berinisial SAM alias Acing yang telah meninggal pada 3 Agustus 2021.

"Kami sudah memeriksa empat orang. Itu (saksi yang diperiksa) yang memeriksa rumah. Kemudian yang melaporkan (tukang bangunan) dan juga yang sempat melihat pertama," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, Rabu (8/6/2022).

Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, polisi juga akan meminta keterangan dari DKH, pemilik gedung tua itu. "Pemilik rumah juga akan kami periksa. Kemarin belum sempat kami lakukan pendalaman, baru sekedar interogasi," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Peluru yang Ditemukan di Jalan Asia Afrika Bandung Diduga Produk Perusahaan Ini

57 tahun lalu

Polisi Periksa 4 Saksi terkait Bom TNT, Peluru, dan Senjata Api di Jalan Asia Afrika, Siapa Pemiliknya?

57 tahun lalu

Polisi Juga Amankan Detonator dan Granat di Bangunan Tua Jalan Asia Afrika Bandung

57 tahun lalu

Temuan Bom, Peluru, dan Senpi di Simpang 5 Asia Afrika Bandung, Terkait Terorisme? 

57 tahun lalu

Kronologi Penemuan Peluru, TNT, dan Senjata Api di Simpang 5 Asia Afrika Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal