Upaya Wujudkan Pemilu 2024 Damai, Kemenkominfo Bentuk Satgas Antihoaks

Agus Warsudi
Menkominfo Budi Arie Setiadi. (Foto: dok Antara)

Budi mengatakan, upaya itu merupakan salah satu dari beberapa strategi yang disiapkan pemerintah sepanjang masa kampanye kontestasi politik di Tanah Air. “Hal yang tidak kalah penting adalah kerja sama dengan media baik televisi, online, radio, platform digital untuk menyampaikan pesan mengenai pemilu damai,” ucap Budi Arie.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Heri Wiranto mengingatkan masyarakat terkait potensi penyebaran hoaks selama masa kampanye Pemilu 2024.

"Pengalaman pada Pemilu 2019 yang lalu, bahwa mayoritas berita hoaks pada pilpres memiliki konten yang merujuk pada tindakan provokasi," kata Heri dalam rapat koordinasi bertema "Menjaga Stabilitas Politik, Hukum, dan Keamanan pada Tahapan Pemilu 2024" awal Desember 2023 lalu. 

Heri mengatakan, konten hoaks pada Pemilu 2019 terdiri atas 45 persen provokasi, 40 persen propaganda, dan sisanya berupa kritik. "Diprediksi pada pemilu kali ini juga akan semakin meningkat yang dapat menimbulkan kebingungan masyarakat dan dapat memengaruhi jalannya pemilu serta pemilihan yang demokratis, karena bisa berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata Heri.

Heri menyatakan, penyebaran hoaks di masyarakat juga berpotensi melahirkan polarisasi di masyarakat jika tidak diantisipasi. Penyebaran hoaks melalui media sosial berpengaruh terhadap persepsi pemilih muda yang memegang peranan penting dalam Pemilu 2024.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wakil Dekan Fikom Unisba: Tular Nalar bagi Milenial dan Gen Z Bisa Tepis Hoaks Pemilu 2024

57 tahun lalu

Literasi Digital Jadi Kunci Cegah Hoaks dan SARA Jelang Pemilu 2024

57 tahun lalu

Viral Video Manipulasi Data KK Ganda di Majalengka, KPU Pastikan Itu Hoaks

57 tahun lalu

Komunitas dan Ormas di Jabar Siap Jadi Pilar Terdepan Tangkal Hoaks Pemilu 2024

57 tahun lalu

Turki: Israel Sebar Banyak Berita Hoaks untuk Tutupi Pembantaian Warga Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal