"Saya posting tanggal 16 Januari, tanggal 18 sudah kesebar ke grup Surabaya. Tanggal 21 langsung ada pemberitaan saya dilaporin. Akhirnya kata suami saya, hadapin, jangan sampai masalahnya lari ke mana-mana," beber Zikria.
Selain fokus beribadah, Zikria mengaku akan kembali mengisi kesehariannya dengan membuka warung yang ada di teras rumahnya.
Zikria Dzatil kembali menempati rumahnya di kawasan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, setelah permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan oleh Polda Jawa Timur, Senin (24/2/2020) sore lalu.
Dia sengaja pulang dari Surabaya beberapa hari setelah penangguhan penahannya dikabulkan pada 17 Februari 2020, dengan maksud menenangkan kondisi psikologisnya terlebih dahulu.
Zikria menghaturkan terima kasih atas kemurahan hati Risma yang sudah membukakan pintu maaf dan mencabut laporan yang dilayangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang memperlakukannya dengan baik selama masa penahanan.